Notification

×

Iklan

Iklan

Klarifikasi pihak sekolah SMA NEGERI 3 PRAYA:ketua Lembaga pemuda pancasila (PP) membantah tegaskan hering ke dispora Provinsi NTB

Senin, 27 Juli 2026 | Juli 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-27T08:14:17Z


 

 

LOMBOK TENGAH, 27 Juli 2026 – Warta Nusantara NTB – Pihak Kepala Sekolah beserta Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMA Negeri 3 Praya akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait tidak naiknya sekitar 14 siswa pada tahun ajaran ini. Penjelasan tersebut disampaikan di ruangan Kepala Sekolah pada Senin pagi, dihadiri unsur Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTB selaku Pengawas Utama serta perwakilan pihak sekolah.

 

Dalam pernyataannya, pihak sekolah menyatakan bahwa telah melakukan berbagai upaya pembinaan kepada para siswa tersebut, namun dinilai belum menunjukkan perubahan signifikan. Dijelaskan pula bahwa dugaan penyebab utama tidak naiknya kelas adalah adanya indikasi kenakalan serta kemalasan belajar dari siswa. Bahkan dalam klarifikasi itu, Guru BK menyebutkan adanya dugaan peran salah seorang anak disebut-sebut menjadi pihak yang memengaruhi kenakalan para siswa yang tidak lulus tersebut sekaligus dianggap sebagai sosok yang pemalas.

 

Di sisi lain, pihak sekolah juga menyatakan sikap menjembatani solusi bagi para siswa dan orang tua wali. Jika para siswa tersebut tidak bersedia melanjutkan pendidikan dengan status tidak naik kelas di SMA Negeri 3 Praya, maka disarankan untuk berpindah ke sekolah lain yang dianggap lebih sesuai.

 

Merespons isi klarifikasi tersebut, awak media Warta Nusantara NTB kemudian berupaya meminta tanggapan dari Ketua Forum Kepala Dusun Lombok Tengah melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp. Meski saat ini beliau sedang berada di Jakarta, Ketua Lembaga pemuda pancasila (PP) lombok tengah menegaskan sikap tegasnya terkait aduan yang diterima dari masyarakat maupun wali murid sebelumnya.

 

Beliau menyatakan akan menindaklanjuti persoalan ini dengan menjadwalkan hering dengar pendapat atau pemanggilan resmi kepada pihak terkait di lingkungan Dispora Provinsi NTB. Langkah ini sekaligus dimaksudkan sebagai bentuk pembantahan resmi atas isi klarifikasi yang disampaikan pihak sekolah.

 

Lebih jauh, Ketua Lembaga pemuda pancasila (PP) Lombok tengah LALU WELLY,menegaskan bahwa jika terbukti terdapat kelalaian maupun ketidakmampuan dalam menjalankan tugas pokok pendidikan, maka hal ini akan berkembang menjadi desain kuat agar pihak yang bertanggung jawab, dalam hal ini jajaran pendidik beserta Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Praya, diminta untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

 

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan lebih lanjut dari pihak yang disebutkan dalam klarifikasi maupun rincian jadwal hering dengar pendapat tersebut. Redaksi Warta Nusantara NTB akan terus memantau perkembangan, meminta tanggapan seimbang dari semua pihak yang terlibat, serta melaporkannya secara berkelanjutan sesuai fakta yang berkembang.

 


 Usman jayadi

×
Berita Terbaru Update