Notification

×

Iklan

Iklan

Akses utama bundaran BIL MANDALIKA jalan masuk utama bandara gelap gulita.

Senin, 27 Juli 2026 | Juli 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-27T09:52:51Z

 


LOMBOK TENGAH, 27 Juli 2026 – Warta Nusantara NTB – Kondisi penerangan di bundaran serta jalan masuk kawasan Bil, Kecamatan Pujut, kini dikeluhkan masyarakat karena gelap gulita. Padahal jalur tersebut dinilai sebagai sektor vital yang sangat menunjang kegiatan pariwisata di wilayah selatan Lombok.

 

Menyikapi hal itu, tokoh masyarakat sekaligus pelaku usaha pariwisata lokal di Kecamatan Pujut, Lalu Athar, menyuarakan aspirasi warga yang semakin resah. Ia menyampaikan bahwa kondisi gelapnya jalur tersebut sangat mengkhawatirkan, baik bagi keselamatan pengguna jalan maupun kenyamanan wisatawan yang berkunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

 

"Jalur ini adalah pintu gerbang penting yang dilalui banyak orang setiap harinya, termasuk wisatawan lokal maupun asing. Sangat disayangkan jika akses masuk utama ini justru tidak memiliki penerangan yang layak dan menjadi gelap total saat malam hari," ujar Lalu Athar saat menyampaikan keluhannya, Senin (27/7).

 

Menurutnya, hal ini sangat berpengaruh terhadap citra dan kenyamanan berkunjung ke daerah tersebut sebagai kawasan unggulan pariwisata di NTB. Selain risiko kecelakaan lalu lintas, kondisi gelap juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan yang dapat merugikan masyarakat maupun wisatawan.

 

Oleh karena itu, Lalu Athar memohon agar Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat beserta Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah tidak menutup mata terhadap persoalan ini. Ia berharap kedua instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan serta merencanakan pemasangan penerangan jalan yang cukup dan terang di sepanjang jalur vital tersebut.

 

"Kami berharap perbaikan ini segera diprioritaskan. Kehadiran penerangan yang memadai bukan hanya menjamin keselamatan dan keamanan, tetapi juga wujud kepedulian nyata pemerintah dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata kita," tegasnya.

 

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi NTB maupun Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terkait keluhan tersebut. Redaksi Warta Nusantara NTB akan terus menindaklanjuti perkembangan isu ini serta meminta penjelasan dari pihak berwenang guna kelengkapan informasi yang berimbang.

 

 

 

Usman jayadi


×
Berita Terbaru Update