Notification

×

Iklan

Iklan

GENERAL MANAGER ITDC PARI WIJAYA AJAK MASYARAKAT LOMBOK TENGAH JAGA KEHARMONISAN DAN KEAMANAN JELANG EVENT GP_ LESTARIKAN KEARIFAN LOKAL SASAK YANG RAMAH TAMAH.

Jumat, 28 Agustus 2026 | Agustus 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-29T04:09:28Z

 WARTA NUSANTARA NTB

 


Edisi: Sabtu, 29 Agustus 2026 | Seksi: Pariwisata & Keamanan


 

LOMBOK TENGAH — Menjelang pelaksanaan ajang bergengsi Grand Prix yang akan digelar di kawasan Mandalika, General Manager Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Pari Wijaya, menyampaikan pesan penting kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Tengah. Beliau mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keharmonisan dan keamanan lingkungan demi kesuksesan pelaksanaan acara sekaligus menjaga citra destinasi wisata yang sedang berjuang menuju kelas dunia.

 

Pari Wijaya menegaskan bahwa keberhasilan sebuah destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh fasilitas fisik semata, melainkan juga oleh keramah-tamahan penduduk asli yang menjadi wajah utama daerah tersebut. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga dan melestarikan karakter khas masyarakat Sasak yang dikenal ramah, terbuka, dan santun kepada siapa pun, tanpa memandang asal, suku, maupun bangsa.

 

"Kita semua memiliki peran penting dalam menyambut tamu dari berbagai daerah maupun mancanegara. Mari kita jaga kerukunan sesama warga, serta tingkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Hal ini sangat penting agar acara berjalan lancar, dan pada saat yang sama kita menunjukkan kepada dunia bahwa Lombok Tengah bukan hanya indah secara alamiah, tetapi juga kaya akan budaya dan keramah-tamahan masyarakatnya," ujar Pari Wijaya.

 

Beliau juga menekankan bahwa menjaga keramah-tamahan terhadap siapa pun yang berkunjung adalah cerminan dari nilai-nilai luhur budaya Sasak yang telah diwariskan turun-temurun. Semangat kebersamaan, saling menghormati, dan sikap terbuka terhadap sesama menjadi modal sosial yang sangat berharga untuk membangun Lombok Tengah sebagai destinasi wisata yang mendunia.

 

Selain itu, Pari Wijaya mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan, ketertiban umum, serta kesiapan dalam menyambut para wisatawan. Sinergi antara pengelola kawasan, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap pengunjung yang datang.

 

Warta Nusantara NTB mengapresiasi seruan ini dan berharap seluruh masyarakat Lombok Tengah bersatu menjaga keharmonisan, keamanan, serta keramah-tamahan khas Sasak sebagai kekayaan budaya yang tak ternilai harganya.

 

 

 

⚖️ Dasar Hukum Acuan:

 

- UU No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan — Pasal 4 ayat (1): Pengembangan pariwisata berbasis pada potensi dan keunikan budaya masyarakat setempat serta kearifan lokal; Pasal 9 ayat (2): Masyarakat berhak berperan serta dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata

- UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan — Pasal 5: Pemajuan kebudayaan bertujuan untuk menjaga keberagaman budaya sebagai identitas bangsa, termasuk nilai keramah-tamahan dan kearifan lokal masyarakat Sasak

- Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Tengah No. 8 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah — menekankan peran aktif masyarakat dalam menjaga kualitas pelayanan, keramah-tamahan, dan keamanan destinasi wisata.

×
Berita Terbaru Update