MATARAM — Universitas Mataram (UNRAM) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNRAM akan mengirimkan relawan kemanusiaan ke Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya wilayah Flores, pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Pengiriman relawan tersebut merupakan bentuk nyata solidaritas dan kepedulian kemanusiaan sivitas akademika Universitas Mataram terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi situasi sulit. Langkah ini menjadi wujud bahwa perguruan tinggi tidak hanya hadir melalui ruang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan dan masyarakat.
Rektor Universitas Mataram bersama BEM UNRAM memandang bahwa dalam situasi kemanusiaan, solidaritas tidak boleh berhenti pada rasa prihatin. Solidaritas harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk dengan menghadirkan tenaga relawan yang dapat membantu masyarakat di lokasi terdampak.
Ketua BEM UNRAM, Mavi Adiek Garlosa, menyampaikan bahwa keberangkatan relawan ke Flores merupakan bagian dari komitmen mahasiswa untuk selalu berada bersama masyarakat dalam situasi apa pun.
“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton ketika saudara-saudara kita sedang menghadapi persoalan kemanusiaan. Keberangkatan ini adalah bentuk solidaritas. Kami ingin hadir, membantu, dan memastikan bahwa saudara-saudara kita di Flores tidak merasa sendirian menghadapi situasi ini.”
Menurutnya, semangat kemanusiaan merupakan nilai yang harus terus dirawat oleh gerakan mahasiswa. Perbedaan wilayah dan jarak geografis tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan penderitaan sesama.
“NTB dan NTT adalah saudara. Laut boleh memisahkan wilayah kita, tetapi kemanusiaan menyatukan kita. Dari Universitas Mataram, kami ingin mengirimkan pesan bahwa Flores tidak sendiri, NTT tidak sendiri,” tegasnya.
Pengiriman relawan ini juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara unsur perguruan tinggi, mahasiswa, masyarakat, serta pihak-pihak terkait dalam memberikan bantuan yang tepat sasaran.
BEM UNRAM menegaskan bahwa keberangkatan tersebut bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan bagian dari panggilan moral mahasiswa untuk hadir di tengah masyarakat.
“Dari kampus untuk kemanusiaan. Dari Lombok untuk Flores. Dari Universitas Mataram untuk saudara-saudara kita di NTT.”
Melalui gerakan solidaritas tersebut, Universitas Mataram dan BEM UNRAM berharap dapat memberikan kontribusi nyata sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menghadapi setiap persoalan kemanusiaan.
