Lombok Tengah, 15 September 2026 — Dukungan terhadap penyelenggaraan MotoGP 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Lalu Muhammad Syukri, yang menyatakan kesiapannya untuk turut mendukung dan menyukseskan ajang balap motor internasional tersebut.
Menurut Lalu Muhammad Syukri, MotoGP Mandalika bukan sekadar agenda olahraga internasional, tetapi juga menjadi momentum penting bagi masyarakat NTB untuk menunjukkan bahwa Lombok mampu menjadi tuan rumah berbagai event berskala dunia.
Ia menilai keberadaan MotoGP memberikan peluang besar bagi daerah, terutama dalam meningkatkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, jasa transportasi, kuliner, hingga usaha masyarakat yang berada di sekitar kawasan Mandalika.
“Kami siap mendukung dan menyukseskan MotoGP 2026 di Kuta Mandalika. Ini merupakan kebanggaan bagi NTB dan Indonesia. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan agar para tamu yang datang merasa aman dan mendapatkan kesan positif,” ujar Lalu Muhammad Syukri.
Ia juga mengajak masyarakat Lombok Tengah dan seluruh masyarakat NTB untuk mengambil bagian dalam menyambut para wisatawan maupun penonton MotoGP yang datang dari berbagai daerah dan negara.
Menurutnya, keramahan masyarakat merupakan salah satu kekuatan utama yang dapat memperkuat citra Mandalika sebagai destinasi pariwisata dan olahraga internasional.
Lalu Muhammad Syukri berharap momentum MotoGP dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat lokal. Ia mendorong pelaku UMKM dan ekonomi kreatif agar memanfaatkan meningkatnya kunjungan masyarakat selama penyelenggaraan event tersebut.
“Kita ingin MotoGP memberikan dampak nyata kepada masyarakat. UMKM, pedagang, pelaku wisata, pengusaha lokal, dan masyarakat sekitar harus bisa ikut merasakan manfaat dari event internasional ini,” katanya.
Selain aspek ekonomi, ia menekankan pentingnya menjaga lingkungan di kawasan Mandalika. Kebersihan kawasan wisata, jalan, fasilitas umum, serta lingkungan sekitar sirkuit dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan kesan positif bagi para pengunjung.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kelancaran penyelenggaraan MotoGP. Menurutnya, perbedaan pandangan maupun kepentingan tetap dapat disampaikan melalui jalur yang baik tanpa mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat umum.
Lalu Muhammad Syukri menegaskan bahwa kesuksesan MotoGP bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan penyelenggara, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Mari kita tunjukkan bahwa Lombok dan NTB siap menjadi tuan rumah yang ramah, aman, tertib, dan membanggakan. Kita sukseskan MotoGP Mandalika bersama-sama,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, MotoGP Mandalika diharapkan tidak hanya menjadi panggung olahraga dunia, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat promosi pariwisata NTB sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.
Dukungan masyarakat, pelaku usaha, pemerintah daerah, aparat keamanan, komunitas, dan berbagai elemen lainnya diharapkan dapat menciptakan penyelenggaraan MotoGP 2026 yang aman, lancar, dan memberikan kesan positif bagi seluruh pihak.
WARTA NUSANTARA NTB
“Menyajikan Fakta, Menginspirasi Bangsa.”
