Notification

×

Iklan

Iklan

Pelaku usaha dan masyarakat tolak rencana pembangunan dermaga penghubung mandalika-bali

Selasa, 04 Agustus 2026 | Agustus 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-04T12:43:14Z

 WARTA NUSANTARA NTB

 


Edisi: Selasa, 04 Agustus 2026 | Seksi: Pariwisata & Wilayah

Penulis: Usman Jayadi


 

LOMBOK TENGAH – Rencana pembangunan dan pengoperasian dermaga di kawasan Mandalika yang akan melayani rute kapal cepat Mandalika–Bali ditolak oleh pelaku usaha wisata dan tokoh masyarakat setempat. Mereka menilai rencana tersebut berpotensi merugikan perkembangan pariwisata Lombok secara menyeluruh.

 

Tokoh masyarakat sekaligus pelaku wisata lokal, Lalu Athar Ketare, menyampaikan kekhawatiran mendalam. Menurutnya, jika layanan kapal cepat tersebut beroperasi, posisi pariwisata Lombok justru akan terus bergantung pada Bali, padahal wilayah ini memiliki potensi besar yang pantas menjadi tujuan utama wisatawan dunia.

 

"Apabila kapal cepat rute Mandalika–Bali beroperasi, nasib pariwisata Lombok akan selalu bergantung pada Bali. Padahal potensi pariwisata Lombok sangat besar dan pantas menjadi tujuan wisata dunia," ujar Athar.

 

Lebih lanjut ia menjelaskan, dampak lain yang dikhawatirkan adalah perputaran ekonomi hanya akan berpusat di kawasan Mandalika saja. Sementara itu, destinasi wisata lain di seluruh wilayah Lombok tidak akan berkembang dan justru terabaikan.

 

Kondisi ini juga dinilai bertolak belakang dengan komitmen yang pernah disampaikan, yaitu menjadikan Lombok sebagai destinasi eksklusif, bukan justru menjadikannya kelas bawah atau sekadar tempat singgah.

 

"Apabila beroperasi, dampak ekonomi hanya berputar di Mandalika saja. Destinasi lain di Lombok tidak akan berkembang. Hal ini berbanding terbalik dengan komitmen menjadikan Lombok destinasi eksklusif, bukan kelas murahan," tegasnya.

 

Selain menolak rencana pembangunan, pihaknya juga meminta agar kegiatan apapun di lokasi tersebut dihentikan sementara waktu. Hal ini mengingat status rencana pembangunan belum jelas dan belum pernah ada sosialisasi resmi kepada masyarakat luas.

 

Pihak masyarakat berencana mendatangi instansi terkait guna menyampaikan aspirasi serta meminta kejelasan rencana tersebut.

 

 

×
Berita Terbaru Update