Notification

×

Iklan

Iklan

Pimpinan KONI dan pengurus wushu tak hadir Terima aspirasi, masa segel kantor KONI DOMPU

Senin, 10 Agustus 2026 | Agustus 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-11T04:08:12Z

 WARTA NUSANTARA NTB

 


Edisi: Selasa, 11 Agustus 2026 | Seksi: Olahraga & Hukum | Penulis: Sukriawan | Sumber: Nia Turahman


 

DOMPU – Puluhan massa yang merupakan keluarga besar dan kerabat atlet cabang olahraga Wushu melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Dompu, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 12.00 Wita. Aksi ini dipicu dugaan diskualifikasi sepihak terhadap atlet yang telah dipersiapkan untuk ajang tingkat provinsi tahun 2026.

 

Kekecewaan yang mendalam memicu aksi protes. Massa sempat memblokade akses jalan dan membakar ban bekas. Ketegangan meningkat karena Ketua KONI Kabupaten Dompu beserta pengurus cabang Wushu dinilai sengaja menghindar dan tidak hadir untuk menerima aspirasi warga. Akibat ketiadaan pihak yang dituju, massa sepakat menyegel sementara pintu utama kantor KONI Dompu sebagai bentuk protes tegas.

 

Sukriawan, S.Sos., selaku Pelatih PORPROV Wushu Kabupaten Dompu sekaligus perwakilan keluarga, menyampaikan bahwa kedatangan mereka semata-mata untuk meminta kejelasan dan pertanggungjawaban atas keputusan pencoretan nama atlet.

 

"Kami datang secara damai, hanya ingin kejelasan dan pertanggungjawaban. Namun hingga detik ini, Ketua KONI maupun pengurus Wushu tidak ada yang mau hadir menemui kami. Ini menunjukkan ketidakpedulian mereka terhadap nasib atlet," ujar Sukriawan di hadapan massa.

 

Lebih lanjut, Sukriawan menegaskan bahwa keputusan diskualifikasi tersebut dinilai cacat prosedural. Tidak ada pemberitahuan resmi maupun mekanisme yang jelas. Menurutnya, tidak terdapat dasar aturan keolahragaan yang sah yang dijadikan landasan, sehingga langkah tersebut sangat merugikan masa depan dan kondisi psikologis atlet yang telah berlatih keras dalam waktu lama.

 

Penyegelan dilakukan di bawah pengawasan petugas kepolisian dari Polsek Dompu yang hadir menjaga ketertiban dan keamanan. Pihak kepolisian mengimbau seluruh elemen untuk tetap tenang dan menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi maupun keterangan dari jajaran pengurus KONI Kabupaten Dompu terkait alasan ketidakhadiran maupun persoalan yang dipersoalkan. Redaksi tetap membuka ruang bagi pihak-pihak terkait untuk memberikan tanggapan guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.

 

 

 

×
Berita Terbaru Update