Lombok Tengah-30 Juli 2026-warta nusantara NTB – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Lombok Tengah terus berjalan. Memasuki tahapan penyusunan daftar pemilih, panitia Pilkades di masing-masing desa mulai menggelar rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebagai bagian dari persiapan menuju pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Rapat pleno DPS dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), panitia Pilkades, pemerintah desa, kepala kewilayahan, tokoh masyarakat, serta unsur terkait. Dalam pleno tersebut dilakukan pencermatan terhadap data pemilih hasil pencocokan dan penelitian (coklit) sebelum nantinya ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Ketua panitia Pilkades di masing-masing desa menyampaikan bahwa rapat pleno DPS bertujuan memastikan seluruh warga yang telah memenuhi syarat dapat terdaftar sebagai pemilih. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan apabila masih ditemukan data yang belum sesuai, seperti pemilih yang belum terdaftar, data ganda, maupun warga yang sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih.
Selain membahas akurasi data pemilih, panitia Pilkades juga mengimbau seluruh kepala kewilayahan untuk turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung. Para kepala kewilayahan diharapkan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Panitia juga mengajak seluruh calon kepala desa beserta tim pendukungnya untuk menjaga suasana yang kondusif dengan mengedepankan semangat persaudaraan. Pilkades diharapkan menjadi ajang demokrasi yang sehat tanpa praktik politik uang (money politics), intimidasi, maupun penyebaran informasi yang dapat memecah belah masyarakat.
"Harapan kami, Pilkades Serentak 2026 dapat berjalan aman, damai, jujur, dan adil. Mari kita junjung tinggi semangat 'Kalah Terhormat, Menang Bermartabat' demi terciptanya demokrasi desa yang berkualitas," ujar panitia Pilkades.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sebelumnya telah menegaskan bahwa seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 harus dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sebanyak 87 desa akan mengikuti Pilkades serentak dengan harapan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan lancar hingga pelantikan kepala desa terpilih.
Dengan dimulainya rapat pleno DPS di berbagai desa, pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di Lombok Tengah kini memasuki tahapan yang semakin krusial. Akurasi data pemilih, partisipasi aktif masyarakat, serta terjaganya keamanan dan ketertiban menjadi faktor utama dalam mewujudkan pesta demokrasi desa yang berintegritas serta menghasilkan pemimpin desa yang memperoleh legitimasi kuat dari masyarakat.
penulis:jen
